Netherland Van Indonesia sebagai Efek Pandemi Covid-19



Pandemi Covid-19 di Indonesia sudah tidak bisa dianggap main-main lagi. Kian hari, kasus positif Covid-19 semakin meningkat. Per tanggal 5 Juli 2020 saja sudah tercatat 1.607 kasus baru, sehingga terdapat total 63.479 kasus positif. Hal ini semakin diperburuk oleh kenyataan bahwa vaksin virus belum ditemukan. Alhasil hingga saat ini, hanya imunitas dari dalam tubuh lah yang menjadi rahasia kesembuhan dari virus ganas tersebut. Melihat kondisi ini, mulai lah muncul trend berolahraga di kalangan masyarakat untuk meningkatkan imunitas tubuh. Bahkan akhir-akhir ini mulai booming trend olahraga menggunakan sepeda.

Seperti yang diketahui bahwa sejak pandemi covid-19 meledak, masyarakat mulai tersadar untuk menerapkan gaya hidup sehat, mulai dari makan makanan sehat hingga rajin berolahraga. Salah satunya adalah dengan berolahraga menggunakan sepeda. Pilihan ini tentu bukan tanpa alasan. Pada dasarnya, masyarakat lebih memilih sepeda sebagai sarana olahraga karena kemudahan yang ditawarkan. Mudah diperoleh, mudah digunakan dan fleksibel ketika digunakan. Sebab, berolahraga menggunakan sepeda dapat dilakukan kapan pun diinginkan, bahkan bisa sekaligus menjadi alat transportasi pribadi. Sehingga, dapat mengurangi kekhawatiran akan terjadinya penularan virus melalui sarana transportasi publik.

Melihat kegunaan sepeda yang lebih dari sekedar alat olahraga, namun dapat pula digunakan untuk alat transportasi, maka bisa saja di kemudian hari Indonesia akan menjadi seperti Belanda. Dimana, negeri Kincir Angin tersebut menggunakan sepeda sebagai alat transportasinya. Berawal dari krisis masalah transportasi pasca Perang Dunia II, Belanda antara tahun 1950 dan 1970 didominasi oleh mobil dengan jumlah mencapi 2,5 juta unit. Ditambah lagi dengan laporan kasus kecelakaan yang terus meningkat dan protes masyarakat Belanda terhadap kondisi lalu lintas yang buruk. Akhirnya mendorong pemerintah Belanda untuk menerapkan kebijakan yang mendukung transportasi menggunakan sepeda. Lalu, bukankah Indonesia juga sedang mengalami krisis?

Dengan kondisi Indonesia yang sedang mengalami krisis pertambahan kasus positif Covid-19, tentu ada sebuah resiko penularan virus bagi masyarakat ketika harus menggunakan transportasi publik. Sedangkan jika menggunakan kendaraan pribadi hanya akan mengembalikan polusi yang kemarin sejenak menghilang di awal pandemi. Sehingga, akan sangat baik jika trend naik sepeda dibudayakan. Selain meminimalisir penularan, juga dapat meningkatkan kesehatan penggunanya serta mengurangi tingkat polusi. Alangkah lebih baik jika ke depannya, trend bersepeda bukan hanya menjadi trend sesaat di tengah pandemi. Namun, bisa diteruskan ke waktu-waktu berikutnya. Bukan hanya untuk menjaga kesehatan diri, tetapi juga untuk mejaga kesehatan Bumi.

#BMA_Literasi #SahabatRL #ArtikelCorona


Sumber :
  1. Twitter BNPB Indonesia di @BNPB_Indonesia
  2. https://dunia.tempo.co/read/1149099/kenapa-orang-belanda-suka-bersepeda
  3. https://www.kompasiana.com/tonnysy/5efaed43d541df3dfb311726/tren-bersepeda-kota-kota-sepeda-dunia 

2.       

Komentar

Postingan populer dari blog ini

TUGAS PRAKTIKUM PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Tugas STI III : Hardware dan Software