POLDA NTB SAHABAT PEMILU BERSIH





             Pemilihan Umum sebagai Kontestasi Politik yang berlangsung lima tahun sekali semestinya menjadi ajang yang ditunggu-tunggu oleh jutaan jiwa penduduk di seluruh penjuru Nusantara. Bukan justru menjadi ajang adu argumen bahkan adu ketangkasan demi sebuah tujuan yang disebut sebagai kepentingan. Lagipula bukankah perbedaan itu biasa ? bukankah sebuah perbedaan mengajarkan cara melihat sesuatu dari beragam sudut pandang ? lalu untuk apa memperdebatkan perbedaan ? perbedaan itu bukan untuk diperdebaatkan, tapi untuk disatukan. Namun, percaya atau tidak, dewasa ini perbedaan sudah ibarat air dan minyak yang sulit bahkan mustahil untuk disatukan. Terlebih di suasana PEMILU seperti sekarang ini, kubu A dan kubu B terbentuk di masing-masing sisi. Kawan berubah menjadi lawan. Sudah tidak ada lagi senyuman. Yang ada hanya ambisi demi ambisi memenangkan kontestasi.






            Ketika amarah membuat suasana menjadi keruh, saat itulah peran aparat penegak hukum diperlukan untuk mengawal jalannya PEMILU yang aman, damai dan bersih. Karena yang putih bisa menjadi hitam, yang waras bisa menjadi gila apabila sudah berhadapan dengan masalah kekuasaan, apalagi kekuasaan tertinggi di NKRI ini. Akan tetapi aparat penegak hukum seperti Kepolisian Daerah NTB atau POLDA NTB tentunya harus jauh menjadi lebih waras dan putih agar tercapai PEMILU yang aman. Bebas pertikaian dan bersih dari berbagai macam intrik politik. Serta yang paling penting adalah menjadi netral dan bebas dari intervensi pihak manapun.





            POLDA NTB tentunya tidak hanya harus tegas dan cekatan, tapi juga harus peka dan teliti terhadap berbagai kemungkinan yang dapat terjadi selama PEMILU. Karena bahkan pada air yang tenang sekalipun masih ada bahaya. Sehingga merupakan hal yang wajib bagi POLDA NTB untuk menelisik berbagai hal sampai benar-benar dianggap aman dan tidak mengancam berlangsungnya pesta PEMILU Raya khususnya di daerah NTB. Sebab yang dihadapi saat ini bukan hanya yang melakukan tindak pidana secar fisik atau kasat mata saja, tetapi banyak pula yang melakukan tindak pidana melalui media-media elektronik atau yang sering dikenal sebagai istilah Cyber Crime.
Jika dilihat pada faktanya, sebagian besar masalah yang timbul sekarang ini terutama yang membahas tentang kontestasi politik berasal dari kejahatan di dunia maya. Berita hoax disana-sini dipublikasikan untuk kemudian membentuk opini publik. Dampaknya adalah banyak yang termakan oleh berita hoax tersebut dan mulai bertingkah anarkis, menimbulkan keributan yang menjurus pada kejahatan fisik. Oleh karena itu, aparat penegak hukum dalam hal ini POLDA NTB sangat diharapkan untuk mampu menangani berbagai kasus tersebut sampai ke akarnya. Integritas POLDA NTB akan memberikan kepercayaan penuh kepada masyarakat terhadap adilnya penyelenggaraan PEMILU di tahun 2019 ini. Menjadi sahabat yang mengayomi bagi masyarakat adalah sebuah kewajiban yang perlu dilakukan POLDA NTB demi mendukung terciptanya PEMILU 2019 yang aman, damai dan bersih.

TULISAN INI DIBUAT UNTUK MENGIKUTI LOMBA BLOG PEMILU AMAN 2019 BERSAMA POLDA NTB










Komentar

Postingan populer dari blog ini

Netherland Van Indonesia sebagai Efek Pandemi Covid-19

TUGAS PRAKTIKUM PENYULUHAN DAN KOMUNIKASI PERTANIAN

Tugas STI III : Hardware dan Software